Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM – PT Pupuk Kalimantan Timur melatih 30 UMKM binaan membuat ecoprint berbahan alami guna mendorong ekonomi kreatif berkelanjutan, Rabu (29/07/2026).
Inisiatif ini bagian dari Gerakan Mandiri Usaha Mikro Kecil (GEMA UMK) Pupuk Kaltim untuk dampak sosial berkelanjutan. Sejak 2024, Pupuk Kaltim fokus pada pengembangan produk kreatif berbasis ecoprint.
VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, menyebut pelatihan ini menguatkan ekonomi kreatif dan sustainable fashion. Pelaku usaha didorong hasilkan produk bernilai ekonomi tinggi serta ramah lingkungan.
“Dengan pelatihan ini, Pupuk Kaltim terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas para pelaku usaha agar semakin mandiri, inovatif, serta memiliki daya saing kuat,” Ujar Rezha Abdillah.
Pelatihan tiga hari (20-22 Juli 2026) di Kantor Pusat Pupuk Kaltim memadukan teori dan praktik. Materi mencakup teknik dasar ecoprint, pewarnaan alami, penyusunan motif, serta strategi pengembangan dan pemasaran produk.
Ecoprint dipilih karena nilai tambah besar dari aspek ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Produk pewarna alami unik dan menjawab kebutuhan pasar produk ramah lingkungan.
“Melalui pelatihan ini kami ingin peserta memahami ecoprint bukan sekadar teknik menghias kain, tapi peluang yang memiliki prospek sangat baik. Produk yang dihasilkan memiliki identitas, nilai seni, sekaligus membawa pesan tentang kepedulian terhadap lingkungan,” Terang Rezha Abdillah,
Kepala DKUMPP Bontang, Eko Arisandi, mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim. Ini sejalan prioritas pembangunan daerah 2025–2029 pada transformasi industri dan ekonomi dinamis.
Eko mendorong diversifikasi usaha, produk, dan perluasan pangsa pasar lokal hingga internasional. Kualitas produk perlu ditingkatkan untuk bersaing ketat.
“Kami terus berupaya agar produk lokal tidak hanya dipasarkan di Kota Bontang, tapi juga mampu menembus pasar luar daerah bahkan internasional. Harapan ini kami harap bisa dicapai dengan pelatihan ini,” Ungkap Eko Arisandi.
Penerapan ekonomi sirkular dan pemanfaatan sumber daya alam bijaksana juga penting. Ecoprint mendukung produksi efisien dan ramah lingkungan.
Peserta Wiji Rahayu mengaku pelatihan ini memberi pengetahuan baru teknik ecoprint dan inovasi produk. Ia juga memahami konsep ramah lingkungan dalam bisnis.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam memahami teknik ecoprint dengan lebih baik. Termasuk wawasan tentang strategi pengembangan produk dan pemasaran agar usaha bisa terus berkembang,” Tutur Wiji Rahayu.
Wiji optimistis produk lokal akan berkualitas dan bersaing lebih luas. Ia berharap Pupuk Kaltim terus mendampingi UMKM melalui GEMA UMK.


