Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Warga Muara Badak Diterkam Buaya saat BAB di Sungai

Pria 23 tahun selamat dari serangan buaya di pinggir sungai Muara Badak, Kukar, 27 Juli 2026. Polisi imbau warga waspada di habitat buaya.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – Seorang Pria 23 tahun diterkam buaya saat BAB di Sungai Sambera, Kutai Kartanegara, Senin (27/7/2026).

Korban bernama Aswar (23), mengalami luka serius di bagian punggung akibat gigitan predator tersebut. Kejadian ini menambah daftar insiden serangan buaya di wilayah perairan Kutai Kartanegara, memicu kekhawatiran warga.

Setelah insiden mencekam itu, Aswar segera dilarikan menuju Rumah Sakit Hermina Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Ia memerlukan perawatan intensif guna memulihkan luka-luka akibat gigitan buaya yang cukup dalam.

Article ad in the middle of article

Kapolsek Muara Badak, Iptu Danang, menjelaskan kronologi detail serangan yang menimpa korban secara tiba-tiba. Menurut penjelasannya, buaya muncul mendadak dari sungai dan langsung menerkam Aswar saat ia sedang buang hajat di tepi perairan tersebut.

Aswar yang kaget dan terkejut dengan serangan mendadak itu langsung berupaya sekuat tenaga untuk melawan buaya. Ia memukul hewan tersebut berkali-kali hingga gigitan predator berdarah dingin itu akhirnya terlepas dari punggungnya.

Beruntung, korban tidak sempat terseret atau dibawa lebih jauh ke tengah sungai yang dalam oleh buaya tersebut. Usai terlepas dari gigitan, Aswar langsung bergegas lari menuju daratan untuk mencari pertolongan darurat.

“Beruntung korban tidak sempat dibawa ke tengah sungai. Usai terlepas dari gigitan, korban langsung lari ke darat,” Ujar Iptu Danang.

Meskipun mengalami luka yang cukup lumayan di bagian punggung, Iptu Danang memastikan bahwa Aswar berhasil selamat dari ancaman maut. Kondisi korban stabil meski masih dalam perawatan.

“Cukup lumayan lukanya. Tapi korban selamat, Mas,” Ucap Iptu Danang.

Atas insiden penyerangan buaya ini, pihak kepolisian mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Mereka diminta untuk selalu waspada dan menghindari berbagai aktivitas di tepi sungai, terutama pada malam hari atau saat sepi.

Sungai-sungai di wilayah Muara Badak dan sekitarnya merupakan habitat alami bagi buaya, sehingga potensi serangan selalu tinggi. Warga diharapkan untuk tidak lengah dan meningkatkan kehati-hatian demi keselamatan pribadi maupun orang lain.

“Kami peringatkan untuk tetap waspada,” Pungkasnya.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga akan bahaya aktivitas di area habitat buaya liar. Kesadaran terhadap lingkungan dan kehati-hatian harus selalu ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Article ad after last paragraph