Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

2 Gajah Gembira Loka Jogja Dipindah ke Tabang Zoo Kaltim, Tuai Polemik

Harian Express Kaltim: Dua gajah Sumatera, Deo dan Sinta, dipindahkan dari Gembira Loka Jogja ke Tabang Zoo Kaltim memicu pro dan kontra. Proses ini disebut bagian dari pengelolaan populasi satwa.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – Dua gajah Sumatera, Deo dan Sinta, dipindahkan dari Gembira Loka Zoo Jogja ke Tabang Zoo, Kutai Kartanegara, Kaltim. Proses translokasi ini memicu pro dan kontra publik, Selasa (18/8/2026).

Manajer Marketing GL Zoo, Yosi Hermawan, menjelaskan translokasi ini merupakan bagian dari pengelolaan populasi satwa serta kerja sama antarlembaga konservasi. Proses ini mempertimbangkan kebutuhan dan kesejahteraan setiap individu satwa.

Pemilihan Tabang Zoo sebagai lokasi tujuan telah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kemampuan pengelolaan, kesiapan fasilitas, sumber daya, serta komitmen terhadap kesejahteraan satwa.

Article ad in the middle of article

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menerbitkan rilis resmi mengenai pemindahan Deo dan Sinta pada Minggu, 16 Agustus 2026. Dalam keterangan resminya dengan nomor SP. 416/HKLN/08/2026, translokasi ini disebut sebagai upaya penataan pengelolaan populasi.

Penataan tersebut berfokus pada pemenuhan ruang gerak, standar perawatan, serta jaminan keselamatan dan kesejahteraan satwa selama perjalanan.

“Proses ini merupakan bagian dari pengelolaan populasi satwa dan kerja sama antarlembaga konservasi, dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kesejahteraan setiap individu satwa,” Ujar Yosi Hermawan (Manajer Marketing GL Zoo).

Deo dan Sinta merupakan satwa dilindungi yang dititiprawatkan oleh BKSDA Yogyakarta sejak September 2024 di GL Zoo. Rencana pemindahan ke Tabang Zoo telah disiapkan sejak 2025.

Tabang Zoo di Kutai Kartanegara ditetapkan sebagai lokasi penempatan baru setelah serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur.

Proses translokasi dimulai pada 14 Agustus 2026 di bawah pengawasan ketat tim gabungan yang terdiri dari 17 personel. Tim ini meliputi Polisi Kehutanan BKSDA Yogyakarta, personel BKSDA Kalimantan Timur, tim mahout (pawang gajah), dokter hewan, serta pakar penanganan gajah senior.

Sebelum diberangkatkan, tim medis dan ahli gajah menguji secara menyeluruh kondisi kesehatan fisik serta perilaku Deo dan Sinta. Keberangkatan diizinkan setelah hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan kedua gajah dalam kondisi prima dan siap menempuh perjalanan jauh.

Rute perjalanan multimoda membentang dari Yogyakarta menuju Pelabuhan Paciran (Lamongan, Jawa Timur), kemudian dilanjutkan penyeberangan laut ke Pelabuhan Bahaur (Kalimantan Tengah) menggunakan KMP Drajat Paciran. Setelah itu, perjalanan darat dilanjutkan menuju Kalimantan Timur.

Selama perjalanan panjang, petugas secara rutin membersihkan armada dan menyemprotkan air untuk menstabilkan suhu tubuh kedua gajah. Kemenhut mengonfirmasi rombongan telah tiba di Pelabuhan Bahaur, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada Minggu (16/8).

Tim juga menyempatkan waktu istirahat di kawasan Gandang, Pulang Pisau, agar satwa dapat melakukan peregangan, mengurangi kelelahan, dan menjaga tingkat stres tetap terkendali. Pemantauan menunjukkan Deo dan Sinta dalam kondisi tenang, sehat, serta mengonsumsi pakan dan air dengan baik di bawah kendali mahout.

Deo dan Sinta diperkirakan tiba di Tabang Zoo pada hari ini, Selasa (18/8/2026). Setelah tiba, keduanya akan menjalani pemantauan kesehatan dan adaptasi lingkungan hingga seluruh proses penempatan selesai.

Meski begitu, Yosi Hermawan enggan merinci teknis translokasi Deo dan Sinta karena kewenangan translokasi ini berada di Kementerian Kehutanan. Masyarakat dan media dapat menghubungi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia untuk informasi lebih lanjut mengenai aspek perizinan, proses konservasi, dan pelaksanaan translokasi.

Pemindahan Deo dan Sinta dari Yogyakarta ke Kalimantan Timur menjadi polemik karena dinilai menyebabkan satwa tidak nyaman. Perjalanan jauh dan risiko di perjalanan menjadi poin utama yang disorot oleh pihak yang kontra.

Kronologi Pemindahan Gajah Deo dan Sinta

14 Agustus 2026: Proses translokasi dimulai dari Yogyakarta.

16 Agustus 2026: Rombongan tiba di Pelabuhan Bahaur, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

18 Agustus 2026: Deo dan Sinta diperkirakan tiba di Tabang Zoo, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Article ad after last paragraph