Senin, 07 September 2026
Hot

Bendungan Lempake Samarinda Masih Penuhi Air Baku Meski Dekati Kekeringan

Meski status mendekati siaga kekeringan, Bendungan Lempake Samarinda pada 5 September 2026 tercatat memiliki volume tampungan 0,53 juta meter kubik.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – BWS Kalimantan IV memastikan Bendungan Lempake masih mampu memenuhi kebutuhan air baku masyarakat meski mendekati siaga kekeringan, Sabtu (5/9/2026).

Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Wilayah II BWS Kalimantan IV Samarinda, Hayu Wardana, melaporkan bahwa berdasarkan data pemantauan hidrologi per 5 September 2026, tinggi muka air (TMA) tercatat pada elevasi 6,85 meter di atas permukaan laut (mdpl). Volume tampungan saat ini mencapai 0,53 juta meter kubik.

Pengeluaran air total diatur secara terukur sebesar 0,40 meter kubik per detik. Alokasi ini difokuskan untuk dua sektor utama, yaitu pemenuhan kebutuhan air baku PDAM sebesar 0,160 meter kubik per detik dan pengaliran irigasi pertanian sebesar 0,238 meter kubik per detik.

Article ad in the middle of article

Tidak ada limpasan air yang terbuang melalui mercu pelimpah maupun aliran pemeliharaan, yang mengindikasikan sistem tampungan air masih berada dalam batas operasional yang terkendali.

Dalam menghadapi potensi penyusutan debit akibat anomali cuaca dan musim kemarau panjang, pengelola bendungan menerapkan manajemen pengaturan air yang proporsional, dengan memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat.

“Untuk irigasi pertanian masih ada debit yang keluar, namun semakin mendekati elevasi 6,5 mdpl, akan semakin berkurang. Kami memang mengutamakan pengambilan air PDAM, karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” Ujar Hayu Wardana.

Sebagai langkah mitigasi bagi para petani yang terdampak penyesuaian layanan debit irigasi, pihak pengelola telah menyiapkan bantuan peminjaman pompa. “Kami juga menyiapkan bantuan peminjaman pompa bagi petani untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di sawahnya,” Tambah Hayu Wardana.

Article ad after last paragraph