Sabtu, 05 September 2026
Hot

BWS Kaltim IV Siapkan Pasokan Air Hadapi Kekeringan

BWS Kalimantan IV telah menyalurkan 156 ribu liter air bersih dari sumur dalam dan Bendungan Sepaku-Semoi untuk hadapi kekeringan di Kalimantan Timur.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – BWS Kalimantan IV menyiapkan langkah pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi kekeringan di Kalimantan Timur, Jumat (4/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang terdampak kekurangan air tetap mendapatkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BWS Kalimantan IV memanfaatkan sejumlah sumber air yang masih tersedia, di antaranya sumur dalam serta bendungan yang masih memiliki cadangan air untuk mendukung penanganan kekeringan.

Article ad in the middle of article

Salah satu sumber air yang menjadi tumpuan adalah Bendungan Sepaku-Semoi. Cadangan air dari bendungan tersebut dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami defisit pasokan.

Hingga saat ini, BWS Kalimantan IV telah menyalurkan sebanyak 156 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

“Kami menyiapkan sumber air alternatif, termasuk sumur dalam dan bendungan yang masih memiliki cadangan, untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih,” Ujar perwakilan BWS Kalimantan IV.

Distribusi air bersih dilakukan dengan menyasar wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan. Penyaluran tersebut diharapkan dapat mengurangi kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih selama kondisi kekeringan berlangsung.

Selain melakukan distribusi air, BWS Kalimantan IV terus memantau kondisi sumber-sumber air yang masih dapat dimanfaatkan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui ketersediaan cadangan air sekaligus menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan.

Kondisi kekeringan membuat kebutuhan terhadap pasokan air bersih meningkat, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air. Karena itu, penyediaan sumber air alternatif menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan.

BWS Kalimantan IV bersama pemerintah terus mengevaluasi perkembangan kondisi kekeringan dan ketersediaan air di lapangan. Upaya tersebut dilakukan agar penanganan dapat berjalan secara tepat sasaran dan akses masyarakat terhadap air bersih tetap terjaga.

Article ad after last paragraph