HARIANEXPRESS, SAMARINDA – Kegiatan ‘Wartawan Legend Bedapatan 4’ (WLB 4) sukses digelar di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Minggu (14/6/2026).
Acara ini menjadi wadah silaturahmi, refleksi, dan mengenang setidaknya 120 wartawan Kalimantan Timur yang telah berpulang. Tradisi haul tersebut merupakan salah satu agenda utama dalam kegiatan ini.
Beragam agenda dihelat, mulai dari konvensi media siber hingga malam ramah tamah yang diikuti insan pers dari berbagai daerah di Kaltim. Kegiatan ini mengusung tema “Pers Sehat Merawat Harmoni Benua Etam”.
“Tradisi pada acara wartawan legend bedapatan, selain ada konvensi media siber, juga ada haul untuk mendoakan para wartawan yang telah meninggal dunia. Dalam catatan, terdapat sedikitnya 120 nama wartawan yang pernah mengabdikan diri di dunia pers Kalimantan Timur dan berpulang ke alam baqa,” ujar Ketua Panitia Pelaksana, Charles Siahaan.
Kegiatan tersebut terlaksana berkat gotong royong para insan pers dan dukungan berbagai pihak. Pelaksanaan acara ini tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah.
Tantangan belum optimalnya pengakuan terhadap nilai ekonomi karya jurnalistik juga menjadi bahasan penting dalam konvensi. Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Rita Widyasari dikenal sebagai salah satu figur yang dekat dengan kalangan wartawan pada masanya. Pertemuan ini menjadi ajang berbagi cerita, pengalaman, dan hubungan yang sempat terpisah oleh perjalanan waktu.
‘Wartawan Legend Bedapatan 4’ menandai penyelenggaraan keempat sejak tahun 2021. Kegiatan ini sebelumnya telah bergilir di beberapa daerah lain di Kalimantan Timur.


