Minggu, 30 Agustus 2026
Hot

30 Personel BKO Polda Kaltim Perkuat Penanganan Karhutla di Paser

Polda Kaltim mengerahkan 30 personel BKO ke Paser untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini tingkatkan kesiapsiagaan di wilayah rawan karhutla.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – Polres Paser menerima tambahan 30 personel BKO dari Polda Kaltim untuk memperkuat penanganan karhutla dan meningkatkan kesiapsiagaan, Sabtu (29/8/2026).

Personel BKO yang dikerahkan ini terdiri dari berbagai satuan dengan kemampuan khusus yang relevan untuk mendukung operasi karhutla. Sebanyak 10 personel berasal dari Brimob, 10 personel dari Polair, dan 10 personel lainnya dari Samapta Polda Kalimantan Timur. Mereka semua akan berkolaborasi dalam tugas pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Pengerahan puluhan personel ini merupakan langkah antisipatif kepolisian dalam menghadapi potensi peningkatan kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Article ad in the middle of article

Wilayah Paser khususnya, memiliki karakteristik geografis dengan kawasan perkebunan, lahan terbuka, serta wilayah pedesaan yang sangat membutuhkan pengawasan berkelanjutan. Kondisi ini menjadikannya daerah yang rentan terhadap karhutla, sehingga membutuhkan perhatian khusus.

Kapolres Paser, AKBP Sofyan, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan, koordinasi, dan kecepatan respons terhadap setiap laporan atau informasi terkait potensi karhutla. Beliau menginstruksikan kepada seluruh personel BKO agar bersinergi aktif dengan Polsek jajaran, TNI, Damkar, dan juga pemerintah desa.

“Kami minta seluruh personel BKO bersinergi dengan Polsek jajaran, TNI, Damkar dan pemerintah desa. Laksanakan patroli dialogis, beri imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” Ujar Sofyan.

Selain melaksanakan patroli rutin, personel BKO juga diarahkan untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Pendekatan dialogis ini dinilai penting agar pesan-pesan pencegahan karhutla dapat dipahami secara mendalam dan diterapkan. Terutama oleh masyarakat yang bermukim berdekatan dengan kawasan hutan dan lahan perkebunan yang rawan.

Langkah strategis ini mencerminkan komitmen kepolisian daerah dalam menekan angka kejadian karhutla yang seringkali menimbulkan dampak luas. Dengan sinergi seluruh elemen, diharapkan upaya mitigasi dan penanggulangan karhutla di Paser dapat berjalan lebih efektif.

Article ad after last paragraph