Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Penipuan Kredit iPhone Marak, Korban Diteror di Kaltim

Modus penipuan pinjam nama untuk kredit iPhone marak di Kalimantan Timur, menyebabkan korban diteror debt collector meski tak menikmati barang. TRC PPA Kaltim menerima banyak aduan.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRES, KALTIM – Modus penipuan “pinjam nama” untuk kredit iPhone kembali marak di Kaltim. Korban diteror debt collector meski tidak menerima barang, Jumat (7/8/2026).

Modus ini biasanya bermula saat pelaku membujuk korban, yang merupakan teman atau kerabat, untuk meminjamkan KTP guna mengajukan kredit iPhone melalui perusahaan pembiayaan.

Setelah kredit disetujui, iPhone langsung dikuasai pelaku. Sementara itu, korban tidak pernah menikmati barang yang dibeli menggunakan identitasnya.

Article ad in the middle of article

Awalnya pelaku membayar cicilan secara rutin selama beberapa bulan sehingga korban merasa aman. Namun, pembayaran kemudian dihentikan dan tunggakan dibebankan kepada pemilik KTP.

Akibatnya, korban yang tidak menerima barang justru harus menghadapi tagihan, denda, hingga teror debt collector.

“Sepanjang bulan ini, pihaknya menerima sejumlah pengaduan dengan pola serupa,” Ujar Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rina Zainun.

Masyarakat Kaltim diimbau tidak mudah meminjamkan KTP untuk pengajuan kredit, meski kepada orang terdekat. Penyalahgunaan identitas dapat menimbulkan kerugian finansial dan tekanan akibat tagihan.

Edukasi tentang bahaya penyalahgunaan identitas juga perlu terus ditingkatkan untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan “pinjam nama”.

Article ad after last paragraph