Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM – Provinsi Kalimantan Timur meraih penghargaan Terbaik 1 kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II tahun 2026, Kamis (3/9/2026).
Penghargaan tersebut diberikan pada acara yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyerahkan langsung apresiasi itu.
Provinsi Kalimantan Utara menempati posisi terbaik II untuk kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan.
Acara Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Kalimantan tahun 2026 juga menilai tiga kategori lain, yaitu Implementasi 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan, serta Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan; Kaltim sendiri turut meraih penghargaan di kategori Akses dan Layanan Kualitas Kesehatan.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir.
“Prestasi harus menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus berinovasi, memperbaiki pelayanan dan memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim dalam pendidikan telah menunjukkan hasil signifikan sebelumnya. Pada 29 Maret 2026, Kaltim meraih peringkat pertama nasional untuk angka partisipasi kasar (APK) jenjang pendidikan menengah dengan capaian 99,59 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin menyatakan capaian luar biasa ini merupakan bukti komitmen kuat pemerintah provinsi dalam mewujudkan pemerataan pendidikan.
Sebelumnya, pada 26 Mei 2026, Pemprov Kaltim juga menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas kolaborasi dengan sekolah swasta dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025–2026.
Bahkan, Gubernur Rudy Mas’ud sendiri dianugerahi penghargaan Pelopor Transformasi Pendidikan Berkelanjutan dalam ajang Tribun Kaltim Award 2026 pada 30 Juli 2026.
Ini menggarisbawahi upaya konsisten Pemprov Kaltim dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Diharapkan, apresiasi ini dapat mendorong daerah-daerah untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pembangunan sumber daya manusia yang unggul tetap menjadi fokus utama pembangunan daerah di Kalimantan Timur.


