Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Pemprov Kaltim Gelar Kaltim Expo 2026 Perluas Pasar UMKM

Pemprov Kaltim sukses gelar Kaltim Expo 2026 di Samarinda, dorong UMKM perluas pasar & akselerasi ekonomi daerah. Pameran hadirkan beragam sektor & pemda.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – Pemprov Kaltim menggelar Kaltim Expo 2026 di Atrium Bigmall Samarinda untuk memperluas pasar UMKM dan mendorong perekonomian daerah, Kamis (19/8/2026).

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Pemprov Kaltim, Siti Farisyah Yana, di Samarinda, Kamis, menegaskan bahwa acara ini penting untuk menggerakkan roda ekonomi daerah melalui hilirisasi kreativitas lokal.

Kaltim Expo memberikan kesempatan luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka, bertemu konsumen, membangun jaringan, serta menemukan mitra baru.

Article ad in the middle of article

“Kaltim Expo memberikan kesempatan luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, bertemu konsumen, membangun jaringan dan menemukan mitra baru,” Ujar Siti Farisyah Yana.

Menurut Yana, perluasan jaringan pasar secara otomatis memperbesar peluang pelaku UMKM di Kaltim untuk naik kelas. Pemerintah provinsi berupaya mengakselerasi ekosistem ekonomi berkelanjutan agar potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi nyata.

Kaltim Expo 2026 yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ditargetkan mampu memberikan dampak ekonomi terukur dalam jangka panjang.

“Kami ingin ada transaksi yang tercipta, jejaring usaha yang terbentuk, kerja sama baru yang lahir, dan produk-produk Kaltim semakin dikenal luas,” Ujarnya.

Direktur Utama PT ADW Bersaudara, Dedi Iskandar, sebagai pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa pameran ini diikuti 32 stan. Acara berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Agustus 2026, setiap pukul 10.00 hingga 22.00 Wita.

Dedi mengatakan bahwa Kaltim Expo 2026 merupakan wujud komitmen untuk terus menghadirkan ruang kolaborasi. Ruang ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dunia industri, komunitas, dan masyarakat dalam satu wadah produktif.

Penyelenggaraan tahun ini melibatkan peserta dari berbagai sektor, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, perusahaan swasta, kesehatan, furnitur, properti, perhiasan, pendidikan, hingga kerajinan.

Selain sektor industri, beberapa pemerintah kabupaten/kota di Kaltim seperti Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, Kota Balikpapan, dan Kota Samarinda turut berpartisipasi.

Ajang tahunan ini diharapkan dapat menjadi momentum kuat untuk memperkuat promosi potensi daerah. Selain itu, pameran ini mendorong kolaborasi berkelanjutan antarsektor demi mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.

Article ad after last paragraph