Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Kaltim Rayakan Hari Pramuka ke-65, Dimulai dari IKN

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur merayakan Hari Pramuka ke-65 dengan kegiatan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Jambore Nasional.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kaltim dimulai di IKN pada 14-15 Agustus 2026, sementara puncak peringatan dijadwalkan pada September mendatang, Jumat (14/8/2026).

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur (Kwarda Kaltim) berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar serangkaian acara di IKN. Kegiatan ini meliputi upacara dan berbagai aktivitas kepramukaan.

Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur, Suharno, menjelaskan bahwa peringatan akbar tingkat Kaltim diundur ke tanggal 15-16 September 2026. Penundaan ini dilakukan karena bulan Agustus bertepatan dengan rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Article ad in the middle of article

“Untuk Kaltim secara akbar akan kami laksanakan 15 dan 16 September. Karena di Agustus ini bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan, sehingga kegiatan besar Pramuka kami laksanakan September,” Kata Suharno.

Meski peringatan akbar ditunda, aktivitas Pramuka Kaltim tetap berjalan di bulan Agustus, termasuk partisipasi dalam Jambore Nasional Pramuka 2026. Jambore tersebut diselenggarakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-20 Agustus 2026.

Jambore Nasional merupakan pertemuan besar bagi Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk membangun persaudaraan, mengasah keterampilan, serta meningkatkan kemandirian.

Suharno menegaskan bahwa keterlibatan Pramuka Kaltim dalam acara nasional sangat vital untuk pembinaan generasi muda. Pengalaman yang didapatkan diharapkan menjadi bekal yang bisa diterapkan di daerah.

“Pramuka bukan hanya kegiatan di sekolah, tetapi bagaimana anak-anak kita mendapatkan pengalaman, keterampilan, dan pembentukan karakter untuk menghadapi masa depan,” Ujar Suharno.

Pandangan serupa turut diungkapkan oleh Raina, seorang mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda, yang menilai kegiatan Pramuka tetap relevan bagi generasi muda di era modern. Menurutnya, nilai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan kemandirian yang diajarkan Pramuka sangat penting sebagai bekal masa depan.

“Pramuka itu bukan hanya kegiatan di sekolah. Banyak hal yang bisa menjadi bekal untuk masa depan, terutama bagi generasi muda,” Kata Raina.

Karla Larasati, siswa SMK IT Subussalam, juga berharap pemerintah senantiasa memberikan dukungan untuk kegiatan kepramukaan. Dukungan ini dianggap krusial agar Gerakan Pramuka semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak generasi muda.

“Kami berharap pemerintah terus mendukung kegiatan Pramuka supaya semakin maju dan semakin banyak anak muda yang ikut,” Ujar Karla Larasati.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kaltim diharapkan tidak hanya berhenti pada acara seremonial semata. Semangat kepramukaan diharapkan terus menjadi bagian integral dari pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Article ad after last paragraph