Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM – Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi mendorong ASN menerapkan efisiensi anggaran dalam keuangan pribadi, Kamis (3/9/2026).
Nina Dewi menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah merupakan pembelajaran penting bagi ASN. Efisiensi bukan hanya tentang mengurangi pengeluaran, melainkan juga kemampuan mengendalikan belanja dan menentukan prioritas dengan cermat.
Peningkatan efektivitas penggunaan sumber daya juga menjadi bagian integral dari efisiensi. Tujuannya untuk memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat yang optimal.
“Efisiensi anggaran bukan sekadar bagaimana mengurangi pengeluaran, tetapi bagaimana kita mampu mengendalikan belanja, menetapkan prioritas, meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya serta memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat yang optimal,” Ujar Nina Dewi.
Penerapan efisiensi saat ini telah membawa sejumlah perubahan signifikan dalam pola kerja dan aktivitas kedinasan ASN. Pengendalian perjalanan dinas, kegiatan tatap muka, rapat, dan pelatihan menjadi lebih ketat.
Selain itu, pembatasan honorarium dan belanja operasional juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menggunakan sumber daya secara lebih efektif dan bijak. Perubahan ini perlu dipahami secara positif dan konstruktif.
Nina Dewi menilai bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari pembangunan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Prinsip serupa juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan pribadi setiap ASN.
“Jika dalam organisasi kita dituntut untuk menggunakan anggaran secara efektif, efisien, dan akuntabel, maka dalam kehidupan pribadi kita pun perlu memiliki prinsip yang sama,” Ujarnya.
Nina Dewi berharap semangat efisiensi dalam pengelolaan anggaran pemerintah dapat mendorong ASN untuk membangun pola pikir yang lebih bijak dalam menggunakan pendapatan mereka. Dengan menentukan skala prioritas dan menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan, keuangan pribadi ASN diharapkan menjadi lebih sehat dan stabil.
Tujuan akhirnya adalah untuk mendukung kesiapan dalam menghadapi berbagai kebutuhan masa depan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pengelolaan keuangan yang cermat akan membantu stabilitas finansial dan kesejahteraan ASN.


