Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM – Sebanyak 50 murid SDN 001 Birang Filial belajar di sekolah induk Kecamatan Gunung Tabur karena belum memiliki gedung sekolah permanen, Senin (27/07/2026).
Sebelumnya, para siswa menjalani kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di rumah warga karena belum tersedia bangunan sekolah yang layak.
Namun, ketika rumah tersebut kembali digunakan pemiliknya, proses belajar terpaksa dipindahkan ke tenda darurat berbahan terpal.
Menanggapi kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Berau menyediakan dua unit bus antar jemput untuk mengangkut para siswa ke sekolah induk.
Setiap pagi, sekitar 50 murid berangkat pukul 07.00 Wita menuju SDN 001 Gunung Tabur dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
Jarak perjalanan yang mencapai lebih dari 40 kilometer membuat siswa harus menempuh perjalanan cukup panjang sebelum mengikuti pelajaran.
“Kami menyiapkan dua unit bus agar anak-anak tetap bisa belajar dengan aman dan tidak kehilangan hak atas pendidikan,” Ujar perwakilan Pemerintah Kabupaten Berau.
Pemerintah juga memastikan layanan transportasi tersebut akan terus diberikan hingga tersedia solusi yang lebih permanen.
“Pendidikan anak-anak harus tetap berjalan. Kami akan terus mengupayakan penyelesaian agar mereka segera memiliki fasilitas belajar yang layak,” Tegas perwakilan Pemkab Berau.
Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi sementara agar proses belajar mengajar tetap berlangsung sambil menunggu pembangunan gedung sekolah permanen.


