Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM — Program bantuan keuangan Pemprov Kaltim di Balikpapan mencapai progres fisik 77 persen hingga September 2026, Jumat (25/9/2026).
Realisasi keuangan program tersebut tercatat sebesar 64 persen dan kini memasuki tahap percepatan pelaksanaan.
Pemkot Balikpapan menerima alokasi bantuan keuangan sekitar Rp139 miliar dari Pemprov Kaltim pada 2026.
Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan sejumlah program di sektor perhubungan.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyampaikan capaian itu setelah menerima kunjungan kerja Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel untuk memantau pelaksanaan program yang bersumber dari APBD Kaltim.
“Untuk tahun 2026 kita mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi kurang lebih sekitar Rp139 miliar. Secara progres fisik sudah di kisaran 77 persen, tetapi keuangannya masih 64 persen,” Ujar Bagus Susetyo.
Bagus meminta perangkat daerah terkait mempercepat pekerjaan agar program yang dibiayai bantuan keuangan tersebut dapat dituntaskan sebelum akhir tahun.
Pemkot Balikpapan juga mengusulkan bantuan keuangan untuk 2027, termasuk revitalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna mendukung pelayanan air bersih.
Bagus berharap Pemprov Kaltim dapat mencari alternatif sumber pendanaan pembangunan di luar dana bagi hasil maupun transfer ke daerah untuk menjaga keberlanjutan program.
Sementara itu, DPRD Kaltim melalui Ekti Imanuel melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan APBD Kaltim 2026 di Balikpapan, dengan perhatian pada capaian fisik, penyerapan anggaran, kualitas pekerjaan, dan kelengkapan administrasi.











