Minggu, 27 September 2026
Hot

Kutim Arahkan Program RT Sokong Ketahanan Pangan

Pemkab Kutim mengarahkan Program RT untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat dan menyokong agenda nasional.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM — Pemkab Kutai Timur mengarahkan Program RT untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat, Jumat (25/9/2026).

Kebijakan tersebut disusun berdasarkan hasil evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 yang menunjukkan Program RT memiliki daya ungkit terhadap kebutuhan masyarakat.

Program itu menyasar sejumlah sektor, mulai dari ketahanan pangan hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat lingkungan.

Article ad in the middle of article

Kepala Bappeda Kutai Timur Januar Bayu Irawan mengatakan Program RT ditempatkan sebagai instrumen pembangunan yang berada dekat dengan kebutuhan warga.

“Program RT ditempatkan sebagai salah satu instrumen pembangunan yang berada dekat dengan masyarakat, dengan beragam kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan baik terkait UMKM, ketahanan pangan, dan lainnya,” Ujar Januar Bayu Irawan.

Kegiatan ketahanan pangan di tingkat RT dapat mencakup pertanian, peternakan, hingga pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik untuk menekan biaya produksi.

Warga juga diarahkan mengembangkan tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, sayuran, dan tanaman obat keluarga.

Selain tanaman pangan, masyarakat didorong membudidayakan ikan air tawar menggunakan kolam terpal maupun sistem bioflok untuk memenuhi kebutuhan protein secara mandiri.

Program RT juga diarahkan untuk mendukung penanganan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan fasilitas infrastruktur lingkungan.

Pemkab Kutim mengusulkan bantuan keuangan sebesar Rp250 juta per RT melalui APBD Perubahan 2026. Usulan tersebut telah masuk dalam rancangan perubahan KUA-PPAS dan disampaikan kepada DPRD Kutai Timur untuk dibahas.

Article ad after last paragraph