Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur mencapai 5.761 hektare dan membutuhkan tambahan armada water bombing, Senin (21/9/2026).
BPBD Provinsi Kalimantan Timur mencatat, sekitar 1.700 hektare dari total area terbakar berada di kawasan hutan.
Sementara itu, sekitar 4.061 hektare lainnya merupakan area lahan yang ikut terdampak kebakaran.
Besarnya luas area terbakar membuat penanganan karhutla membutuhkan dukungan sarana pemadaman yang memadai.
Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah keterbatasan jumlah armada water bombing di lapangan.
Armada tersebut dibutuhkan untuk mempercepat pemadaman, terutama pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
BPBD berharap penambahan unit helikopter pengebom air dapat segera dilakukan untuk memperkuat penanganan karhutla.
“Penambahan unit helikopter water bombing diperlukan untuk memaksimalkan penanggulangan karhutla di Kalimantan Timur,” Ujar BPBD Provinsi Kalimantan Timur.
Dukungan tambahan armada diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman dan mengendalikan titik-titik kebakaran.
BPBD juga terus melakukan penanganan di lapangan agar kebakaran tidak semakin meluas dan dampaknya dapat ditekan.








