Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM – Pemprov Kaltim dan Jateng menyepakati kerja sama pemasaran digital produk olahan hasil laut dan perikanan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha, Jumat (7/8/2026).
Penguatan pemasaran produk olahan perikanan merupakan salah satu poin penting dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan kelautan dan perikanan yang telah terjalin.
Selain pemanfaatan ruang digital, kemitraan ini juga memfasilitasi promosi melalui pameran bersama serta jejaring bisnis bagi para pelaku usaha.
Kerja sama kolaboratif ini mencakup pertukaran informasi pasar, data produksi, dan teknologi pengolahan. Tujuannya adalah mempercepat laju pertumbuhan ekonomi kerakyatan di kedua provinsi.
“Kolaborasi pemasaran melalui platform digital dan perdagangan antardaerah ini merupakan langkah nyata kami dalam meningkatkan daya saing ekonomi pelaku usaha perikanan lokal,” Ujar Irhan Hukmaidy.
Irhan juga menjelaskan bahwa perluasan akses pasar nasional ini berjalan seiring dengan upaya peningkatan jaminan mutu dan keamanan produk pangan hasil kelautan.
Pemerintah daerah dari kedua provinsi berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan dan UMKM melalui program pelatihan, bimbingan teknis, serta pendampingan.
Kemitraan komprehensif ini dirancang untuk berlaku mengikat selama lima tahun. Lingkup kerja sama tidak hanya terbatas pada hilirisasi, tetapi juga sinergi pada sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, hingga pengawasan sumber daya laut.
“Tujuan utama dari seluruh rangkaian kerja sama strategis ini adalah mengoptimalkan pengelolaan potensi dan sumber daya perairan secara efektif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Tutur Irhan Hukmaidy.


