Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Kaltim Distribusikan Ribuan Perlengkapan Sekolah Gratis

Pemprov Kaltim mulai distribusikan puluhan ribu paket seragam, sepatu, dan tas gratis bagi pelajar SMA, SMK, dan SLB. Program JosPol Pendidikan targetkan selesai akhir 2026.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALTIM – Pemprov Kalimantan Timur mulai menyalurkan puluhan ribu paket seragam, sepatu, dan tas gratis bagi pelajar SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Kaltim, Jumat (14/8/2026).

Bantuan tersebut mencakup 34.389 paket untuk jenjang SMA/MA di 332 sekolah, 28.308 paket untuk SMK di 208 sekolah, serta 851 paket bagi SLB di 36 sekolah.

Program ini merupakan bagian dari prioritas JosPol Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Penyaluran ditargetkan selesai sebelum akhir tahun dan menjangkau 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Article ad in the middle of article

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan distribusi bantuan terus dipercepat agar perlengkapan sekolah segera diterima para siswa. Bantuan tersebut diberikan kepada pelajar sekolah negeri maupun swasta.

“Semoga sebelum akhir tahun sudah diterima para siswa dan siswi kita se-Kaltim,” Ujar Rudy Mas’ud.

Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin menjelaskan, setiap paket berisi seragam putih abu-abu, sepatu, dan tas. Namun, sebagian perlengkapan masih dalam tahap produksi oleh penyedia.

Penyaluran dilakukan secara bertahap dan langsung dari penyedia kepada satuan pendidikan di 10 kabupaten/kota. Tahap awal telah dilakukan di SMA Negeri 10 Samarinda sebanyak 535 paket.

Selain Samarinda, bantuan juga disalurkan ke SMA Negeri 2 Sangatta, Kutai Timur, sebanyak 36 paket dan SMA Negeri 3 Tenggarong, Kutai Kartanegara, sebanyak 143 paket.

Untuk jenjang SLB, sebanyak 851 paket dijadwalkan mulai disalurkan pada akhir Agustus 2026. Sementara SMK akan diprioritaskan di Balikpapan dan Samarinda pada pekan kedua September, masing-masing 5.216 dan 7.833 paket.

Program JosPol Pendidikan merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kaltim yang mulai dijalankan pada 25 Juni 2025. Memasuki 2026, program diperluas dengan pemberian perlengkapan sekolah gratis sebagai upaya meringankan beban keluarga dan mendukung pemerataan pendidikan.

Article ad after last paragraph