Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALTIM – Kontingen Kalimantan Timur meraih satu emas dan satu perunggu pada O2SN 2026 di Jakarta, 7–12 Oktober 2026, Rabu (14/10/2026).
Prestasi tersebut diraih atlet dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kalimantan Timur yang berhasil bersaing dalam kompetisi olahraga tingkat nasional.
Medali emas diraih Muhammad Nur Aditya, siswa kelas X SLB Negeri Tenggarong, melalui cabang olahraga lari 100 meter.
Aditya, peserta didik dengan disabilitas tunagrahita, menunjukkan kemampuan dan semangat juang hingga berhasil mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Sementara itu, medali perunggu disumbangkan Ahmad Rafif Ramadhan, siswa SLB Negeri Balikpapan, melalui cabang olahraga bulutangkis.
Dalam kompetisi tersebut, Kalimantan Timur mengirimkan enam atlet, enam pendamping, dan satu ketua kontingen untuk mengikuti berbagai pertandingan yang diperlombakan.
Kepala Bidang PPK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Ridwan, menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pendamping, serta pihak sekolah yang telah mendukung pencapaian tersebut.
Ridwan, berharap keberhasilan para atlet dapat menjadi dorongan bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meningkatkan kemampuan di bidang olahraga.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” Ujar Ridwan
Ajang O2SN menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga sekaligus mengembangkan karakter disiplin, sportivitas, dan semangat berkompetisi.
Perolehan dua medali tersebut diharapkan memperkuat pembinaan olahraga bagi peserta didik SLB di Kalimantan Timur serta mendorong lahirnya atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.








